<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/9127589673325255643?origin\x3dhttp://meguminobu.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script> <iframe src="http://www2.blogger.com/navbar.g?targetBlogID1837349476514296927&blogName=eggiines piiggy&publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&navbarType=SILVER&layoutType=CLASSIC&homepageUrl=http%3A%2F%2Feggiinespiiggy.blogspot.com%2Findex.html&searchRoot=http%3A%2F%2Feggiinespiiggy.blogspot.com%2Fsearch" height="30px" width="100%" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" id="navbar-iframe" frameborder="0"></iframe> <div id="space-for-ie">

The Girl

Megumi Nobu .

Tagboard

Cbox .


Profile

Megumi Nobu .
17 May 1986
Ryokushoku o Obita
15
Email : Click Here

Cravings

A Bestfriend
A Loyal Boyfriend
A Real Family
Upgrading my Power

Way Out
Memories

Januari 2010
Maret 2010

Music

Imeem . Music Codes Here :D

♥ 0 Songs Currently Playing ♥

Credits

Designer & Image: Agnes
Base Code: Tammy
Inspirations: Milky
Image Host: Tinypic
Others: Dorischu


Rabu, 20 Januari 2010

I ♥ Hello Kitty

[ICHIGO ICE CREAM WITH TETSU DKK]


Sekali lagi dia berdiri di depan surga kue dan es krim favoritnya. Satu-satunya tempat yang menyediakan sesuatu yang bisa membuat hati beku tuan putri Nobu itu terasa sedikit menghangat. Iris hazelnya menatap sendu ke arah sekumpulan anak yang tengah berbincang seru; sedikit merasa iri jauh di dalam hati kecilnya. Dia sudah terbiasa sendiri, berteman hanya semata-mata demi sesuatu yang menguntungkan. Bagi seorang Megumi, sahabat sama dengan sampah.

Pernah satu kali dia menganggap seseorang sebagai sahabat, sebutlah dia sebagai nona A. Nona A adalah rekan sesama model di agensi yang sama. Mereka berkenalan tepat saat hari pertama Megu bergabung. Nona A adalah seorang gadis yang manis dan ramah, membuat Megu dengan mudah bisa mempercayai gadis itu. Hampir setiap hari dia dan Nona A bersama; tak jarang Megu menggesekkan kartu kreditnya untuk menyenangkan Nona A. Namun, suatu hari dia tak sengaja mendengar Nona A tengah berbicara dengan seorang gadis model lain; tertawa-tawa dengan keras. Tahu apa yang dibicarakan Nona A?

"Megumi itu kaya raya, cantik tapi dia tolol. Lihat sudah berapa banyak uang dia habiskan untuk membeliku menjadi sahabatnya. Hahaha. Nona kaya yang kesepian memang mudah sekali diperalat. Kalau dia tidak kaya, siapa juga yang mau berteman dengan perempuan seangkuh dia."

Yeah, orang-orang mendekatinya hanya karena dia bergelimang harta dan kepopuleran. Itu untuk perempuan. Sedangkan yang laki-laki mendekatinya semata-mata hanya karena nafsu—ingin membanggakan diri berjalan di samping seorang putri pewaris grup Nobu dan yang lebih parah, mereka hanya mengincar kemolekan tubuhnya. Lihat saja bagaimana seorang Junichirou meninggalkannya begitu saja setelah satu tahun memanjakan dirinya. Megu telah memberikan segalanya pada pria itu dan balasannya?

Pria itu tiba-tiba memberi kabar bahwa dia akan menikah dengan perempuan lain. Meninggalkannya begitu saja. Mempermainkan seorang gadis belia yang begitu bodoh untuk percaya sepenuh hati pada seorang pria yang jauh lebih tua darinya. Pathetic.

Itulah yang membuat seorang Megumi Nobu nekat meninggalkan karir modellingnya yang tengah berada di puncak dan menerima undangan untuk masuk ke Akademi Ryokubita. Menjauh dari dunia modelling, menjauh dari Jun-kun—tanpa berpikir lebih jauh bahwa dia juga harus meninggalkan kehidupan glamournya.

Sudahlah, kenyataannya dia kini sudah berada di dunia sihir. Dia sudah mengetahui latar belakang keluarganya dan mengetahui kekuatan tersembunyi yang ada pada dirinya. Dan dia ingin tahu lebih banyak lagi. Mungkin benar apa yang dikatakan Takeda-san bahwa dia membutuhkan suasana baru—untuk mencairkan hatinya yang beku? Entahlah. Sikap seseorang tak bisa begitu saja berubah, bukan?

Gadis belia itu menghela nafas, memperhatikan daun-daun pepohonan mengayun dan bergemerisik kala bersapaan dengan angin. Iris hazelnya kemudian bergulir, mendapati sosok seorang bocah kecil yang telah beberapa kali ditemuinya tengah bercengkrama bersama teman-temannya di dalam. Seulas senyum terbingkai begitu saja di wajah cantiknya.

Ingin kesana? Demikian hati kecilnya bertanya.

Tidak.

Dengan langkah anggun, gadis belia itu masuk ke dalam toko—menghampiri konter. "Aku ingin ice cream cake dan segelas royal milk tea, please."

Dia pun kemudian membawa pesanannya menuju sebuah meja tepat di sebelah meja dimana bocah kecil bernama Hiro itu berada. Duduk diam sambil menikmati ice cream cake miliknya dan mendengarkan perbincangan yang terjadi di meja sebelahnya.

"Ah Aoi-chan, biar aku yang bayar—oke aku yang teraktir. Kau juga mau pesan apa? Aku yang bayar"

Oh, sedang acara traktiran rupanya. Penasaran, gadis belia itu menolehkan kepalanya hendak melihat siapa laki-laki yang tengah berbaik hati mentraktir teman-temannya. Berani mentraktir berarti punya uang. Mungkin saja dia mengenali orang itu jika memang adalah putra dari keluarga kaya. Tapi, apa yang dia dapati?

Sosok laki-laki miskin yang tak lain adalah pegawai magang di bar Fujisaki. Orang yang pernah dia berikan tip dan dia remehkan. Megu segera memalingkan wajahnya dan dengan gugup meraih gelas royal milk tea-nya. Meleset. Rasa gugup telah merusak kendali tubuhnya dan dengan sukses jemarinya malah mendorong gelas itu jatuh ke lantai.

PRANGGG.

Dia terlalu gugup untuk menggunakan kekuatan telekinesisnya dan hanya bisa terpekur memandangi pecahan gelas di tengah genangan kecoklatan royal milk tea-nya.

Bodoh.



Label:


Been Here @ 03.43