♥The Girl
♥ Megumi Nobu
♥.
♥Tagboard
Cbox .
♥Profile
♥ Megumi Nobu ♥.
17 May 1986
Ryokushoku o Obita
15
Email : Click Here
♥Cravings
A Bestfriend
A Loyal Boyfriend
A Real Family
Upgrading my Power
♥ Way Out
♥ Memories
♥
♥
♥ Music
Imeem . Music Codes Here :D
♥ 0 Songs Currently Playing ♥
♥Credits
Designer & Image: Agnes
Base Code: Tammy
Inspirations: Milky
Image Host: Tinypic
Others: Dorischu
♥ Rabu, 20 Januari 2010
I ♥ Hello Kitty
[TEGAMI]
“Nice shoot, Megu-chan! Kau boleh pulang sekarang.”
“Hai. Arigatou!”
Gadis belia itu bangkit berdiri dari sofa yang baru saja digunakan sebagai pelengkap pemotretan hari ini. Sambil menyeka bintik-bintik keringat dengan handuk bersih, dia melangkah keluar dari studio—hendak menghirup udara segar. Satu jam sudah dilewati dengan berbagai pose dan kostum yang beraneka, membuat tubuhnya lelah luar biasa. Pemotretan hari ini entah kenapa terasa tidak menyenangkan. Heu—mungkin karena Jun-kun, fotografer CHIC Magz yang biasa memotretnya tidak bertugas hari ini. Jun-kun lebih piawai dalam memotret dan lelaki itu juga pandai membuatnya merasa santai selama pemotretan.
Kabarnya, sih, hari ini Jun-kun sedang mengurus persiapan pernikahan bersama calon istrinya. Menyebalkan. Megumi merasa kesepian kalau teringat sebentar lagi Jun-kun akan menjadi suami orang. Megu kan tidak hobi merusak rumah tangga orang. Dan berita itu sempat membuatnya terkejut beberapa jam yang lalu. Jun-kun tak pernah cerita bahwa dia sudah bertunangan dan selama ini Megu berpikir bahwa lelaki itu sebenarnya mencintai dirinya.
Sudah waktunya mencari teman bermain yang baru. Bohong. Hati Megu sakit.
Tungkai rampingnya yang dibalut stiletto hitam mahal melangkah anggun menuju ke tempat parkir dimana mobil sedan putihnya berada. Takeda-san—sopir pribadinya dan chihuahua kecilnya telah menunggu disana. Megu segera masuk ke dalam mobil ketika Takeda-san membukakan pintu dan dia langsung membuka lemari pendingin mengambil segelas jus apel—meminumnya perlahan membiarkan cairan manis yang dingin itu menyegarkan kerongkongannya yang kering.
Mobil sedannya kini sudah mulai melaju membawanya ke tempat pemotretan berikutnya. Lelah, tentu. Tapi dia menikmati popularitas yang direguknya dari kegiatan tersebut. Uang bukanlah yang dia cari karena semua itu telah dia miliki tanpa perlu bersusah payah. Baru saja gadis belia itu hendak mengistirahatkan tubuhnya sejenak, tiba-tiba sebuah suara keras mengejutkan terdengar bergema di dalam mobilnya. Membuat Paris, chihuahua kecilnya menggonggong ketakutan.
PPONG!
"Konnichiwa, tuan-tuan dan nyonya serta calon murid yang terhormat!"
Apa itu?
Jun-kun berekor tiba-tiba duduk di sampingnya di bangku belakang mobil. Memberikan salam yang luar biasa aneh di telinga Megu. Calon murid?Dare da?
"seperti yang sudah bisa Anda duga sebelumnya dan seperti apa yang tertera pada surat tugas saya bahwa dengan ini saya hendak memberi tahu bahwa anak Anda mendapat kesempatan untuk bersekolah dan menjadi bagian dari akademi sihir kami; Ryokushoku o Obita."
Megu menaikkan sebelah alisnya menatap Jun-kun jadi-jadian dengan heran. Sebenarnya, lelaki itu sedang bicara dengan siapa?
“Anoo—,” ujar Megu hendak memotong. Alih-alih didengar, gadis belia itu malah dijejali buntalan hijau kumal oleh Jun-kun berekor yang terus meracau tentang sekolah, formulir pendaftaran, akademi dan entah apa lagi. Intinya, Megu tidak sempat melontarkan pertanyaan maupun protes pada lelaki itu.
"akhir kata, izinkan saya undur diri dari hadapan Anda sekalian. Adiosu, Mata nee!"
Dan secepat datangnya, lelaki itu tiba-tiba lenyap. Megu segera melemparkan pandangan penuh tanda tanya pada Takeda-san lewat kaca spion. Aneh, sopirnya itu seolah tidak terkejut melihat kejadian misterius barusan. “Takeda-san, yang barusan itu apa?”
“Tanuki. Utusan dari Akademi Sihir Ryokushoku o Obita,” ujar Takeda-san tenang, “Anda akan bersekolah di sana mulai tahun ini, Nona Megumi. Salah satu leluhur Anda adalah siluman dan salah satu nenek Anda dari pihak keluarga Nobu tentunya adalah seorang miko di sebuah kuil di Yokohama yang menguasai sihir. Anda adalah keturunan kedua dalam keluarga Nobu yang mendapatkan tawaran untuk bersekolah di sana. Selamat.”
Megu terbelalak, “Aku penyihir? Uso darou*.”
Takeda-san hanya tersenyum samar, tetap memandang ke depan, “Tentu Anda pernah membuat benda di dekat Anda melayang atau bergerak tanpa disentuh.”
Glek.
“Darimana Takeda-san tahu?”
“Itu salah satu kekuatan yang dimiliki penerus keluarga Nobu.”
Takeda-san kemudian melakukan sesuatu yang takkan pernah terbayangkan oleh Megu. Lelaki itu mengangkat botol parfum kesayangan Megu lalu membuka semua jendela mobil, perlahan lelaki itu mengulurkan botol parfum tersebut keluar dan melepaskannya. Botol parfumnya menggantung di udara sesaat dan dengan cepat bergerak turun—siap bertegur sapa dengan aspal.
Syuutt.
“Dame!” pekik Megu sembari mengulurkan tangannya dan tiba-tiba saja botol parfum itu berhenti di udara dan melayang perlahan ke dalam genggaman Megu.
“Su… sugoi!”
Takeda-san tertawa puas dan menutup kembali semua jendela mobil.Label: Tegami
Been Here @ 03.26